Sistem Operasi Jaringan

13 03 2010

Pendahuluan

Dalam sebuah jaringan terdapat beragam hal, beragam fasilitas yang disediakan di dalam jaringan. Sebuah jarringan pada umumnya terdiri dari berbagai komponen dan berbagai resource atau sumber daya yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh user atau client. Hal ini sering disebut dengan sharing sumber daya atau berbagi pakai sumber daya jaringan, salah satu komputer menyediakan service sementara komputer lain yang berperan sebagai client memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Banyak sekali resource yang ada di dalam jaringan dan bisa dimanfaatkan di dalam jaringan misalnya hardware resource semisal printer, scanner, harddisk, CDROM, web camera, dan resorce lainnya berupa sharing koneksi internet, pemakaian aplikasi server, termasuk di dalamnya sistem operasi yang ada di dalam jaringan itu sendiri yang berttugas mengatur jaringan secara keseluruhan serta menyediakan service atau pelayanan bagi komputer client. Pada tulisan kali ini, kami dari Kelompok I akan membahas sistem operasi jaringan atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan Network Operating System ( NOS ). Pembahasan pada tulisan ini menyangkut mengenai sistem operasi apa saja yang mendukung sistem jaringan, misalnya kompatibilitas dengan resorce jaringan lainnya, kemampuan dalam menangani jaringan, kestabilan jaringan, dan berbagai hal terkait dengan sistem operasi jaringan. Berbicara mengenai sistem operasi yang mendukung jaringan, terdapat banyak sekali sistem operasi jaringan, bila kita flash back sistem operasi yang pertama kali muncul adalah sistem operasi UNIX pada tahun 1969 di perusahaan telekomunikasi AT&T. Sistem operasi UNIX yang ada saat ini memiliki beberapa varian, misalnya Sun Solaris, Compaq TruUNIX64, IBM AIX, Linux, SCO Unix, dan yang lainnya. Bahkan Microsoft Windows NT pun memiliki rancangan dasar yang hampir sama dengan sitem operasi UNIX. Sistem operasi jaringan yang lain misalnya Novell Netware dan Apple Mac OS X. Setiap sistem operasi, khususnya varian-varian UNIX biasanya spesifik terhadap arsitektur komputer yang digunakan. Untuk informasi selanjutnya kami akan membahasnya pada tulisan ini.

Mengetahui apa sebenarnya Operating System ( OS )

Sebelum kita beranjak lebih jauh mengenai apa sebenarnya yang dimaksud dengan Sistem Operasi Jaringan atau Network Operating System ( NOS , kita terlebih dahulu harus mengetaui apa sebenarnya sistem operasi tersebut secara umum. Sistem operasi dapat dikatakan sebagai berikut.

ü Sebuah perangkat lunak atau software yang berfungsi untuk mengatur seluruh proses baik input, processing, ataupun output, menterjemahkan masukan, mengatur proses internal, memanagement penggunaan memory, untuk kemudian memberikan output atau keluaran ke perangkat yang bersesuaian.

ü Perangkat lunak yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat pada komputer dan mengkonfigurasi serta memanagement perangkat yang ada dan terpasang pada komputer sehingga dapat berfungsi dan dimanfaatkan dengan maksimal.

ü Sistem yang berfungsi untuk mengatur seluruh kinerja komputer dan bertanggung jawab terhadap aplikasi yang dijalankan diatasnya.

ü Sistem yang bertanggungjawab mengatur seluruh resource atau sumber daya yang ada di komputer dan menjembatani antara program aplikasi dengan hardware.

Pengertian Network Operating System ( Sistem Operasi Jaringan )

Berbicara mengenai Sistem Operasi jaringan atau Network Operating System tidak terlepas dari apa sebenarnya maksud atau pengertian dari network Operating System itu sendiri. Berikut disampaikan beberapa definisi dari NOS yang kami dapatkan dari berbagai referensi terkait.

ü Suatu sistem operasi jaringan adalah suatu system operasi komputer yang didesain terutama untuk mendukung printer sharing, common file system dan database sharing, application sharing dan kemampuan untuk me-manage suatu network name directory, system keamanan, dan pengawasan segala aspek jaringan.
Terdapat berbagai system operasi jaringan yang ada di pasaran diantaranya: Microsoft Windows 2000 Server, LINUX, Novel Netware, Artisoft’s LANtastic, Banyan VINES,

ü Sistem operasi jaringan atau Network Operating System merupakan jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkasatau files, layanan berbagi alat pencetak misalnya printer, scanner, dan perangkat keras atau hardware lainnya, DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.Beberapa sistem operasi jaringan

ü Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
a. Microsoft MS-NET
b. Microsoft LAN Manager
c. Novell NetWare
d. Microsoft Windows NT Server
e. GNU/Linux
f. Banyan VINES
g. Beberapa varian UNIX, seperti SCO Open Server, Novell UnixWare, atau Sun Solaris.

ü Sebuah Network Operating system (NOS) merupakan perangkat lunak yang mengendalikan jaringan dan pesan misalnya paket lalu lintas dan antrian, kontrol akses oleh beberapa pengguna untuk jaringan sumber daya seperti file, dan untuk menyediakan fungsi-fungsi administratif tertentu, termasuk keamanan.

Perangkat Lunak Dalam Jaringan

Perangkat lunak atau software yang ada dalam sebuah jaringan hampir sama dengan perangkat lunak yang ada pada komputer standalone hanya saja pada jaringan lebih mengkhususkan pada software yang digunakan secaara bersama – sama dalm jaringan oleh client. Software yang ada pada jaringan dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian sebagai berikut.

ü Perangkat lunak sistem operasi jaringan (NOS )

Pengertiannya sama seperti yang telah disampikan sebelumnya. Sistem operasi yang mendukung jaringan misalnya Microsoft Windows seperti Windows NT, 2000 Server, 2003 Server, Windows 2008 Server, Windows XP,Vista, dan terbaru Windows Se7en. Selain sistem operasi dari Microsoft, OS lainnya seperti UNIX, Sun Solaris, IBM OS/2, MacOS, Novell Netware, dan Linux operating system dengan berbagai varian attau distro yang melimpah dan open source.

ü Perangkat lunak program aplikasi yang digunakan untuk bekerja ( Application )

Perangkat lunak program aplikasi jaringan misalnya MySQL, PHP Server, DNS, Firewall, Apache Web Server, dan aplikasi lainnya yang dapat digunakan secara berrsama – sama pada client yang tergabubg dalam sebuah jaringan.

Syarat Sebuah Network Operating System ( NOS )

Sebagai sistem operasi yang bertanggung jawab terhadap jaringan karena bertugas melakukan management terhadap jaringan, sebuah sistem operasi memiliki syarat – syarat tertentu yang harus dipenuhi agar dapat disebut sebagai Network Operating System ( NOS ). Berikut syarat – syarat suatu OS layak disebut sebagai NOS.

ü Stabil

Sebuah sistem operasi harus memiliki kestabilan yang tinggi dalam hal kinerja sehingga dapat melakukan tugas memanagement jaringan secara keseluruhan.Dengan adanya kinerja dan performa yang stabil maka jaringan akan dapat beroperasi secara baik dan stabil.

ü Aman

Sebuah sistem operasi harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena hal security dalam jaringan dan juga dalam dunia IT adalah hal yang sangat penting dan utama. Sistem Operasi yang baik adalah yang memiliki tingkat keamanan dan fitur security yang tinggi misalnya adanya fitur Firewall, dan tidak memiliki celah keamanan yang mungkin saja dimanfaatkan oleh pihak tertenntu untuk mencuri data atau bahkan menghancurkan jaringan. Sehingga OS yang memilki tingkat keamanan yang tinggi sajalah yang layak disebut sebagai NOS.

ü Mendukung jaringan secara native

Sebuah Sistem Operasi harus mampu mendukung jaringan secara menyeluruh dan terus menerus sehingga jaringan dapat beroperasi dan berfungsi secara baik dan handal.

ü Mendukung multiuser

Sebuah OS harus mampu untuk melayani atau memberikan serive terhadap banyak user yang ada dan tergabung di dalam jaringan, bukan hanya satu user yang dilayani.

ü Dapat melakukan operasi multitasking atau multiprogramming

Sebuah Operating System harus mampu menjjalankan program aplikasi secara multitasking atau multiprogramming dalam waktu yang bersamaan karena secara kenyataan bahwa user kebanyakan tidak hanya menjalankan sebuah program aplikasi saja dalam satu saat tetapi banyak aplikasi yang dijalankan dalam waktu yang bersamaan. Sehingga sebuah sistem operasi ( OS )harus memiliki kemampuan multitasking agar dapat bertindak sebagai Network Operating System ( NOS ) dalam jaringan.

ü Dapat mendukung penggunaan hardware dalam skala besar

Sebuah sistem operasi harus mampu mendukung perangkat keras dalam skala yang besar misalnya memori berkapasitas piluhan gigabyte ( GB ) dan mendukung penggunaan prosesor multicore atau bahkan multiprosesor ( lebih dari satu prosesor ) agar sistem operasi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan layanan dengan lebih baik. Sehinga OS yang tidak memenuhi syarat ini tidak dapat dikatakan sebagai NOS. Misalnya Sistem operasi DOS ( Disk Operating System ) tidak memenuhi persyaratan ini.

Fitur Network Operating System ( NOS )

Fitur sistem operasi jaringan antara lain sebagai berikut.

ü Dukungan dasar untuk mendukung hardware port.

ü Fitur keamanan seperti otentikasi, otorisasi, login pembatasan, dan kontrol akses, nama layanan dan layanan direktori file, mencetak, penyimpanan data, backup dan replikasi layanan

ü Akses remote.

ü Sistem manajemen administrasi jaringan dan audit peralatan dengan antarmuka grafis.

ü Clustering capabilities.

ü Toleransi kesalahan dan ketersediaan tinggi.

Sistem Operasi yang Mendukung Sistem Jaringan

Berbicara mengenai Operating System yang mendukung jaringan, dapat dikatakan hampir sebagian besar dari Operating System yang ada yang berasal dari berbagai flatform mendukung jaringan dan pantas atau layak dijadikan sebagai network Operating System ( NOS ) apabila telah memenuhi syarat sebuah System Operasi Jaringan. Dari syarat yang ada Operating System DOS tidak bisa dijadikan sebagai NOS karena tidak memenuhi syarat OS jaringan. Secara umum Operating System pendukung jaringan dapat dikelompokan menjadi beberapa bagian sebagai berikut.

– Microsoft Windows Operating System flatform dari Microsoft Corporation.

– Linux ( Like Unix ) Operating System flatform.

– Mac Operating System dari Macintosh.

– Novell Operating system dari Novell. Inc.

– Unix Operating System flatform.

– Banyan Vines Operating System.

Penjelasan Sistem Operasi Pendukung Jaringan

Pada bagian ini kami akan menyampikan pemaparan mengenai beberapa operating system yang dapat mendukung sistem jaringan. Berikut penjelasan dari masing – masing operating sistem yang mendukung jaringan.

a. Microsoft Windows

Microsoft Windows merupakan flatform sistem operasi yang dibuuat dan dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang bermarkas di Redmond, Amerika Serikat.Microsoft Windows merupakan salah satu OS yang paling populer digunakan oleh user di setiap negara di dunia dan hal ini semakin didukung dengan banyaknya software dan hardware yang mendukung OS tersebut sehingga kompatibilitas perangkat keras dan perangkat lunak tidak menjadi masalah lagi karena sudah disupport secara penuh. Microsoft Windows pada saat ini sudah mencapai perkembangan yang cukup pesat dengan berbagai penambahan fitur yang sangat berguna bagi user dan User Interface yang semakin baru dan canggih serta sedap dipandang mata walau hal ini berdampak pada penggunaan resource yang semakin tinngi pula.Sebagian besar sistem operasi yang dikeluarkan oleh Microsoft ini baik yang digunakan untuk server maupun workstation mendukung secara penuh service dan aplikasi yang digunakan dalam jaringan. Sebagian besar pengguna komputer umumnya sanagat familiar dengan sistem operasi bikinan Microsoft ini. Sistem operasi ini dikenal dengan kemudahan akan pengoperasiannya sehingga mudah dipahami. Beberapa varian microsoft Windows sudah dapat digunakan sebagai Network Operating System ( NOS ) karena telah memenuhi syarat sebagai OS jaringan. Contohnya Microsoft Windows NT, Microsoft Windows 98, Microsoft Windows ME, Microsoft Windows 2000, Microsoft Windows XP, Microsoft Windows 2000 Server, Microsoft Windows 2003 Server, Microsoft Windows 2008 Server, Microsoft Windows Vista, dan OperatingSystem paling baru dari Microsoft yaitu Microsoft Windows Se7en yang sangat ringan dengan UI yang memukau, yang saat ini akan segera dirilis. Contoh sistem operasi Microsoft misalnya Windows NT yang banyak digunakan sebagai NOS pada server. Windows NT menggunakan nondedicated server sehingga memungkinkan kita untuk bekerja pada komputer server. Windows NT menggunakan protokol jaringan TCP/IP ( Transmision Control Protocol/ Internet Protocol ). Untuk workstation bisa menggunakan Windows NT atau menggunakan Windows XP. Penggunaan Windows NT optimal untuk jaringan yang menggunakan aplikasi – aplikasi berbasis Windows atau aplikasi grafis dan multimedia. Pada Windows NT Microsoft memperkenalkan sebuah konsep management jaringan dengan system domain, yaitu suatu pengelompokkan secara logika terhadap beberapakomputer dalam jaringan, yang memungkinkan jaringan dikelola dari satu titik sebagai satu unit. System domain ini dimaksudkan untuk memudahkan dan meningkatkansystem management jaringan, yaitu dengan menyediakan satu titik pencatatan untuk validasi pada jaringan. Titik tersebut memberikan ijin kepada user untuk menggunakan resource pada jaringan sesuai dengan yang telah ditentukan. Untuk dapat menggunakan ijin tersebut, user cukup melakukan login pada titik tersebut sebagai domainnya. Nah demikian sedikit ulasan mengenai Windows NT, disamping banyak sistem operasi Windows yang lainnya yang tak kalah akan fitur dan teknologi serta inovasi baru yang sangat berguna bagi user baik standalone PC maupun PC dalam jaringan komputer sehingga OS Windows merupakan OS jaringan yang dapat diandalkan sebagai Network Operating System ( NOS ).

b. Linux Operating System

Linux pada awalnya dibuat oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki Finlandia yang pada mulanya Linux ini merupakan sebuah proyek hobby yang pada mulanya menggunakan bahasa C. Kemudian dikembangkan dengan bantuan banyak programmer dari pakar UNIX. Linux merupakan OS yang dikembangkan dari UNIX , berbasis dan mirip dengan UNIX Operating System dengan fitur dan fungsionalitas yang sama dengan OS yang lainnya yang dapat mendukung OS untuk server maupun workstation.Untuk dapat melakukan konfigurasi pada OS ini kita dapat menggunakan dua cara yaitu dengan menggunakan CLI ( Command Line Interface ) atau sering disebut baris Console. Selain menggunakan CLI, konfigurasi juga bisa menggunakan basis GUI seperti kebanyakan Linux OS yang dikembangkan pada saat ini. Linux ini memiliki banyak sekali distro ( distribusi Linux ) yang dikembangkan oleh berbagai programmer karen bersifat open source sehingga orang bisa memoodifikasi, mengubah, mengedit, atau mendistribusukannya kembali denga catatan source kode asli harus disertakan dalam paket distribuusi. Linux ini dikembangkan oleh banyak komunitas misalnya di Indonesia, BlankOn adalah salah satu Linux OS sebagai turunan dari Ubuntu Linux yang dibuat atau dikembangkan oleh komunitas pengguna Linux yaitu YPLI ( Yayasan Pengguna Linux Indonesia ). Selain BlankOn Linux masih banyak distro Linux lainnya misalnya Debian, Mandrake, Open SuSE Linux, Redhat Linux, Mandriva, Fedora, CentOS, DamnSmall Linux, Gentoo, Knoppix,Linspire, Linux Mint, PC Linux OS, Slackware, Puppy Linux,Backtrack, Ubuntu, Edubuntu, Xubuntu, Free BSD, PF Sense dan masih banyak lagi distro Linux yang lainnya. Sebagian besar dari distro Linux yang ada saat ini sudah memenuhi syarat sebagai sistem operasi jaringan sehingga Linux dapat digunakan sebagai NOS dan mendukung sistem jaringan. OS Linux menyediakan fitur – fitur layaknya OS yang digunakan sebagai server dan juga mempunyai fitur layaknya desktop Operating System.

c. Mac OS

Mac OS merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Macintosh. Sistem Operasi ini bekerja pada komputer produksi Macintosh. Di Amerika Serikat OS ini banyak digunakan pada jaringan komputer. Mac OS ini pada dasarnya menggunakan kernel UNIX dengan menggunakan filesystem ext3 seperti Linux/Unix. Mac OS ini terkenal akan user interfacenya yang cukup fenomenal dan menggunakan tema alam liar. Sistem Operasi Mac ini biasanya dibundling dengan komputer buatan Macintosh dan Apple. Inc yaitu pada komputer dekstop dan laptop seperti Mac Book dan Mac Dekstop. Sampai saat ini Mac OS sudah mencapai versi 10 yang dikenal dengan Mac OS X dengan codename Leopard. Mac OS ini telah memenuhi syarat sebagai Network Operating System sehingga dapat digunakan untuk mendukung sistem jaringan.

d. Novell Operating System

Novell merupakan produsen sistem operasi terkemuka di dunia seperti Microsoft Corporation. Salah satu Operating System dari Novell yyang terkenal adalah Novell Netware. OS ini digunakan untuk mengoperasikan perangkat server dalam jaringan komputer. Sistem Operasi NetWare mendukung jaringan dari komputer pribadi ( PC ). Terpasang / terinstal pada PC, server NetWare menciptakan lingkungan untuk berbagi atau sharing file, printer, dan layananan jaringan lainnya. Versi awal NetWare muncul pada akhir tahun 1980-an. NetWare 3 pada awalnya bernama NetWare 386 dan dirilis untuk digunakan dengan prosesor Intel 80386. Demikian juga, Novell NetWare 4 dikembangkan pada awal tahun 1990-an untuk Intel 80486. NetWare 5, versi terbaru dari sistem operasi Novell, telah tersedia sejak September, 1998. NetWare mengalami persaingan dari Microsoft awal kompetisi di pertengahan tahun 1990-an dengan pengenalan Windows NT Server produk.

e. UNIX

Merupakan salah satu OS yang paling pertama dikembangkan dan menjadi awal mulanya Linux. Unix menggunakan perintah dengan memanfaatkan CLI (Command Line Interface).

Tugas kelas XII SMK N 3 Tabanan


Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: