Humor


Kerajaan Nikotin

Pada jaman dahulu kala di sebuah kerajaan Nikotin yang terletak di kampung Cigarilos, hiduplah seorang raja bernama Minak Djinggo. Raja yang memimpin dengan adil dan bijaksana ini mempunyai seorang putri yang cantik jelita. Suatu ketika putri sedang bermain di Long Beach, tiba-tiba datanglah segerombolan koboi dari gang Marlboro di bawah pimpinan Mr. Brown. Koboi-koboi itu lalu menculik sang putri. Beberapa waktu kemudian sang raja menerima A Mild (maksudnya email) dari para penculik yang isinya: “Wahai Raja, kalau Anda ingin putrinya selamat, Anda harus menebus dengan uang sebesar US$ 555 juta. Kami tunggu anda di Gudang Garam di kampung Kansas. Jika anda tidak mau memenuhi permintaanku, maka kami akan menusuk putrimu dengan Djarum Super sampai Bentoel Bentoel ! tertanda, Mr Brown (yang punya kumis tebal melintang) “. Raja pun menjadi geram, sehingga diadakanlah sayembara untuk mencari pendekar yang dapat menyelamatkan sang putri. Singkat cerita terpilihlah pendekar Sampoerna dengan senjata andalan Grendel dan Gentong. Sang pendekar rupanya pernah berguru dengan seorang suhu dari negeri Tiongkok, bernama Djie Sam Soe dan dia mempunyai PRINSIP “kalau bisa nomor 1 buat apa 2,3,4 !! “. Sang pendekar pun pergi menyeberangi lautan dengan kapal layarnya dengan dinakodai Marcopolo menuju medan laga untuk menyelamatkan sang putri. Sebelum berangkat sang pendekar mohon pamit “Wismilak suhu!” kata sang pendekar. Dijawab oleh suhu “Get lucky strike muridku”. Sang raja pun berucap untuk sang pendekar “Losta Masta”. Dengan mengendarai Mustang serta semangat kepahlawanan yang besar, setelah melewati bukit DUNHILL akhirnya sang pendekar berhasil menyelamatkan sang putri. Raja sangat gembira dan kemudian diadakanlah pesta semalam suntuk di restaurant LA Light. Pada saat pesta berlangsung sang raja meliat sang pendekar sedang murung.

Raja berkata, “wahai pendekar, ini bukan basa basi lho!, pesta ini diadakan khusus untuk merayakan ke-gagahberanian anda yang sejati, mengapa malah murung? bukankah pendekar pernah bilang asyiknya rame-rame, ayo tunjukkan merahmu, anak muda !”

Pendekar pun menjawab “Pria punya selera, Baginda Raja”.

“Maksudmu? Okey.. okey maumu apa? jabatan? harta? bilang saja !”, tanya sang Raja.

Dijawab oleh sang pendekar “Wahai Baginda, minta Krisdayanti dong”.

“Kenapa Krisdayanti? Putriku kan jauh lebih cantik?” Tanya Raja.

Terus sang pangeran berdiri seraya menjawab “Maybe yes.. maybe no! Tapi yang penting rasanya dong!” trus meninggalkan Raja begitu saja…

Eh tiba-tiba muncul segerombolan penyanyi melantunkan lagu “Kau yang sejati… berjuang penuh hati…”

4 responses

30 06 2009
anto

haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa rokoknya mana ?

1 07 2009
aguswirawan

god boys

1 07 2009
aguswirawan

good boys

12 04 2010
aguswirawan

ga ada. kita dukung gerakan nti tembakau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: